Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Nunukan kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Aswar untuk masa bakti 2026-2030. Di bawah kepemimpinan periode keduanya ini, organisasi berkomitmen untuk menggenjot prestasi atlet daerah, dengan target utama meloloskan perwakilan Nunukan ke ajang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK-PON).
Aswar mengungkapkan bahwa amanah baru ini membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk memajukan olahraga biliar di wilayah perbatasan. Demi mewujudkan ambisi tersebut, ia mengajak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Pemerintah Kabupaten Nunukan, para sponsor, hingga jajaran pelatih dan atlet untuk mempererat sinergi.
Selama kepengurusan empat tahun ke depan, POBSI Nunukan akan berfokus pada tiga pilar utama, yaitu penguatan pembinaan atlet sejak dini, peningkatan kualitas sarana latihan, serta penambahan jam terbang lewat berbagai kompetisi lokal. POBSI juga berencana membentuk klub-klub binaan di tingkat kecamatan guna menjaring bibit-bibit potensial secara transparan.
Selain fokus pada pembinaan, ketersediaan fasilitas yang representatif turut menjadi perhatian serius. Aswar menegaskan pentingnya meja biliar berstandar nasional agar para atlet terbiasa dengan atmosfer kompetisi resmi. POBSI Nunukan kini tengah mempersiapkan agenda turnamen berkala, seperti Bupati Cup dan Liga Biliar Antarklub, guna mematangkan kesiapan mental bertanding para atlet lokal.