Sebuah pesawat kargo jenis Boeing 737 dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan menuju Karachi, Pakistan, pada Selasa (7/7/2026) malam. Pesawat yang membawa lima awak tersebut diduga jatuh ke perairan Laut Arab setelah sempat mengalami gangguan serius pada sistem navigasi penerbangan.
Otoritas penerbangan setempat menyatakan bahwa insiden bermula sekitar pukul 21.18 waktu setempat, ketika pilot melaporkan adanya kendala navigasi. Hanya berselang tiga menit kemudian, pada pukul 21.21, komunikasi antara kru pesawat dan operator lalu lintas udara (ATC) terputus. Radar mencatat pesawat tersebut melakukan perubahan ketinggian yang tidak wajar dan menukik tajam sebelum menghilang dari pantauan.
Data dari Flightradar24 mengindikasikan adanya pola penerbangan yang tidak stabil, di mana pesawat sempat turun drastis hingga 5.000 kaki, sempat naik kembali, sebelum akhirnya terjun dengan kecepatan vertikal ekstrem. Titik terakhir pesawat tercatat di posisi 287 kilometer barat daya Karachi, dengan kecepatan penurunan mencapai 400 kilometer per jam.
Pihak K2 Airways, maskapai kargo asal Karachi yang mengoperasikan pesawat berusia 27 tahun tersebut, menyatakan sedang berkoordinasi penuh dengan pemerintah untuk proses pencarian. Pesawat ini diketahui merupakan hasil modifikasi dari pesawat penumpang yang diubah menjadi armada angkut barang pada tahun 2012.
Saat ini, operasi pencarian dan penyelamatan gabungan yang melibatkan Angkatan Laut dan Angkatan Udara Pakistan terus dilakukan secara intensif di lokasi yang diduga menjadi titik jatuh. Hingga laporan ini diturunkan, penyebab pasti kegagalan sistem maupun insiden tersebut masih dalam penyelidikan mendalam oleh otoritas terkait.