Perkumpulan Penggiat Wisata Kebugaran Indonesia (Perwakin) secara resmi dideklarasikan dalam sebuah acara di kawasan Kebon Sirih, Jakarta. Kehadiran organisasi baru ini diharapkan mampu memperkuat sektor wisata kebugaran (wellness tourism) nasional sekaligus menjadi stimulus bagi kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Komisaris Biofarma, Dr. Relly Reagen, yang meresmikan langsung organisasi tersebut, menekankan pentingnya inovasi dari pemerintah daerah dalam merancang paket wisata olahraga. Menurutnya, potensi wisata seperti senam kesehatan, pilates, lari, hingga olahraga rekreasi perlu dikemas secara kreatif untuk menarik minat wisatawan.
Lebih lanjut, Dr. Relly menjelaskan bahwa pengembangan wisata kebugaran ini tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan fisik, melainkan juga berpeluang besar menghidupkan ekosistem industri pendukung di sekitarnya. Sektor ini diyakini mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal di destinasi wisata.
Ia juga menitipkan pesan kepada jajaran pengurus Perwakin agar konsisten dalam menjalankan program kerja. Langkah strategis ini dinilai memerlukan kolaborasi erat dengan pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota, agar implementasi di lapangan berjalan optimal.
Sebagai penutup, Dr. Relly mengajak seluruh anggota Perwakin untuk menjadi motor penggerak dan teladan bagi generasi muda. Kontribusi nyata dalam membangun sektor pariwisata berbasis kesehatan ini diharapkan menjadi bukti partisipasi aktif masyarakat dalam menyokong pembangunan nasional.