Menyongsong pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur pada tahun 2027, Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia Jawa Timur mengambil langkah strategis dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia. Bertempat di Aula KONI Jatim pada Sabtu (11/7/2026), organisasi tersebut menyelenggarakan pelatihan intensif yang berfokus pada standarisasi kualitas pelatih, wasit, serta juri.

Program penataran ini melibatkan 80 peserta yang datang dari 25 kabupaten dan kota di seluruh wilayah Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai upaya sinkronisasi pemahaman regulasi pertandingan sesuai dengan standar internasional, yang dianggap krusial demi menjamin objektivitas dan profesionalisme saat gelaran Porprov berlangsung nanti.

Ketua Pengprov Muaythai Jawa Timur, Baso Juherman, menekankan bahwa keberhasilan sebuah ajang olahraga tidak hanya bergantung pada performa atlet di atas ring, melainkan juga dukungan perangkat pertandingan yang kredibel. Ia menilai bahwa peningkatan kompetensi SDM merupakan investasi jangka panjang dalam memajukan ekosistem olahraga bela diri di Jawa Timur.

Baso menambahkan bahwa tingginya antusiasme peserta dalam kegiatan ini mencerminkan perkembangan cabang olahraga Muaythai yang kian digemari oleh masyarakat luas. Dengan komitmen peningkatan kualitas secara berkelanjutan, Pengprov MI Jatim optimis dapat menghadirkan kompetisi yang berkualitas tinggi serta melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.