Pemerintah Kabupaten Fakfak resmi mengoperasikan enam Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) baru serta satu gedung revitalisasi guna memperluas jangkauan layanan medis bagi masyarakat setempat. Momentum penting ini ditandai dengan peresmian fasilitas medis sekaligus peluncuran program Integrasi Layanan Primer (ILP) oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, di Puskesmas Warpa, Distrik Kayauni, pada Kamis (13/8/2026).

Enam fasilitas kesehatan yang kini mulai melayani publik tersebut meliputi Puskesmas Warpa di Distrik Kayauni, Puskesmas Fior di Distrik Arguni, Puskesmas Mbahamdandara di Distrik Mbahamdandara, Puskesmas Tawar di Distrik Furwagi, Puskesmas Werpigan di Distrik Wartutin, dan Puskesmas Krabelang di Distrik Fakfak Timur Tengah. Selain itu, gedung baru Puskesmas Kramongmongga juga resmi difungsikan setelah melalui proses renovasi total. Agenda strategis ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Dandim 1803/Fakfak, Wakapolres Fakfak, Danlanal Fakfak, hingga sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan kepala kampung.

Dalam sambutannya, Bupati Samaun Dahlan menekankan bahwa pembangunan infrastruktur kesehatan harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas pelayanan. Ia menegaskan keberadaan gedung baru yang representatif tidak akan berarti banyak tanpa adanya dedikasi layanan yang optimal dari para tenaga medis. Menurutnya, paradigma kesehatan saat ini harus bergeser dari sekadar mengobati pasien yang sakit menjadi upaya proaktif dalam mencegah masyarakat jatuh sakit.

Langkah ini menjadi jawaban atas tantangan geografis wilayah Fakfak yang didominasi oleh pesisir, kepulauan, dan pedalaman. Melalui skema Integrasi Layanan Primer (ILP), para tenaga kesehatan didorong untuk tidak pasif menunggu pasien di puskesmas, melainkan aktif turun ke kampung-kampung demi melakukan deteksi dini dan edukasi kesehatan. Program ini dirancang untuk menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, balita, anak usia sekolah, produktif, hingga lansia.

Menutup arahannya, Bupati juga menginstruksikan para Kepala Puskesmas untuk memastikan ketersediaan obat-obatan yang memadai serta memberikan pelayanan yang ramah dan cepat. Ia mengapresiasi kinerja para tenaga medis yang bertugas di wilayah terpencil dan mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas kesehatan yang telah dibangun sebagai investasi jangka panjang daerah.