Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) resmi mengarahkan kebijakan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 untuk memperkuat layanan dasar masyarakat. Langkah strategis ini dipaparkan oleh Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru, dalam Rapat Paripurna DPRD terkait penyampaian Nota Keuangan Ranperda Perubahan APBD 2026 di Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Kamis (13/8/2026).

Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bolsel, Ir. Ariffin Olii, tersebut membahas penyesuaian asumsi penambahan pendapatan daerah. Bupati Iskandar menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran legislatif yang merespons cepat pembahasan anggaran ini demi memastikan program kerja dapat segera dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas.

Pada sektor pendidikan, alokasi anggaran dialokasikan secara konkret untuk pembangunan serta penyediaan fasilitas Asrama Mahasiswa Bolsel di Gorontalo. Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan dana untuk pembagian seragam gratis bagi siswa tingkat SD dan SMP, serta keberlanjutan program beasiswa daerah mulai dari jenjang S1 hingga S3.

Sementara di bidang kesehatan, fokus utama diarahkan pada penambahan tenaga medis serta pemenuhan alat kesehatan guna mengoptimalkan operasional pelayanan di RSUD Bolsel. Untuk menjaga stabilitas pangan lokal, pemkab mengalokasikan anggaran khusus untuk cadangan pangan serta memperkuat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Sektor aparatur juga tidak luput dari perhatian dengan adanya alokasi anggaran untuk pemenuhan hak gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penyampaian nota keuangan ini mendapat respons positif dari tiga fraksi DPRD Bolsel yang secara bulat menyetujui Ranperda tersebut untuk dibahas ke tahapan berikutnya. Pemerintah daerah menargetkan APBD Perubahan ini dapat mulai direalisasikan pada September mendatang setelah dievaluasi oleh pemerintah provinsi.