MG Motor Indonesia resmi memperluas jajaran kendaraan ramah lingkungannya di tanah air dengan meluncurkan MG ZS Hybrid+. SUV ramah lingkungan teranyar ini diperkenalkan dalam ajang MG Mid-Year Media Gathering, sebagai wujud nyata komitmen pabrikan dalam menyajikan opsi mobilitas hijau yang semakin variatif bagi masyarakat Indonesia.

Menanggapi peluncuran ini, CEO MG Motor Indonesia, Jason Huang, mengungkapkan bahwa preferensi konsumen lokal terhadap kendaraan elektrifikasi terus meningkat pesat. Masyarakat kini tidak hanya mendambakan efisiensi konsumsi bahan bakar, melainkan juga menuntut performa berkendara yang mumpuni serta teknologi modern yang dapat mempermudah aktivitas harian mereka.

Mengusung filosofi "Outclass the Mainstream", MG ZS Hybrid+ dirancang melalui tiga pilar utama, yaitu Distinctive Pride, Thoughtful Care, dan Complete Reward. Aspek visual kendaraan ini menonjolkan estetika modern khas Eropa dengan kabin premium yang ergonomis, menyuguhkan kenyamanan maksimal baik untuk perjalanan perkotaan maupun rute jarak jauh bersama keluarga.

Di balik kap mesinnya, SUV ini dipersenjatai dengan teknologi Hybrid+ generasi terbaru yang mengintegrasikan mesin bensin konvensional, motor listrik dinamis, dan transmisi hybrid khusus. Sinergi tersebut diklaim mampu menghasilkan akselerasi yang sigap dan efisiensi bahan bakar optimal tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara.

Dari segi proteksi, MG ZS Hybrid+ tidak main-main dengan menyematkan 15 fitur keselamatan aktif Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Keamanan berkendara juga diperkuat dengan tujuh kantong udara (airbags) serta raihan sertifikasi keselamatan bintang lima dari ANCAP (Australasian New Car Assessment Program).

Sementara itu, Head of Product MG Motor Indonesia, Eko Fahruroji, menambahkan bahwa kehadiran lini terbaru ini bertujuan melampaui ekspektasi konsumen kelas menengah atas yang menginginkan paket lengkap dalam satu kendaraan. Melalui portofolio yang semakin komprehensif mulai dari mobil listrik murni (EV) hingga hybrid, MG berambisi mempercepat transisi ekosistem transportasi ramah lingkungan yang berkelanjutan di Indonesia.