SEMARANG — Guna mengakselerasi pertumbuhan industri hospitality serta sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Jawa Tengah, Pollux Hotel Group menggelar acara apresiasi bertajuk "Appreciation Lunch 2026". Bertempat di PO Hotel Semarang pada Kamis (16/7/2026), agenda ini mengusung tema besar “Kembali ke Semarang – Reconnect • Collaborate • Celebrate” yang bertujuan mempererat jejaring bisnis di wilayah tersebut.
Pertemuan strategis ini mempertemukan sekitar 100 representatif dari berbagai lini industri, mulai dari pengelola pernikahan (WO), perencana acara (EO), korporasi, asosiasi usaha, instansi pemerintah, hingga media massa. Melalui inisiatif ini, Pollux Hotel Group berupaya membangun kemitraan jangka panjang demi menghadirkan layanan terbaik untuk berbagai gelaran berskala lokal maupun nasional.
Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan portofolio dan memperkuat integrasi empat jaringan hotel Pollux di Kota Lumpia. Jaringan tersebut meliputi PO Hotel Semarang, Louis Kienne Hotel Pemuda, Louis Kienne Hotel Simpang Lima, dan Louis Kienne Hotel Pandanaran. Masing-masing akomodasi tersebut memiliki keunggulan segmen tersendiri untuk memenuhi kebutuhan pasar MICE maupun acara sosial kemasyarakatan.
General Manager PO Hotel Semarang, Benedictus Jodie, menegaskan bahwa kemitraan dengan para pelaku industri kreatif seperti WO dan EO merupakan pilar utama pertumbuhan bisnis perhotelan. Menurutnya, keberhasilan suatu event sangat bergantung pada kolaborasi yang solid antara penyedia tempat dan para profesional di lapangan. Melalui jaringan hotel yang terintegrasi, Pollux Hotel Group optimistis dapat menawarkan variasi layanan yang lebih komprehensif.
Selain sesi jejaring dan presentasi produk, para mitra yang hadir juga disuguhi berbagai kegiatan interaktif, mulai dari pencocokan bisnis (business matching) hingga jamuan makan siang internasional. Ke depan, grup perhotelan ini berkomitmen untuk terus menginisiasi program kolaboratif multi-sektor demi mendukung pemulihan dan penguatan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di Indonesia.