Pemerintah Kota Serang bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menggelar kegiatan Participatory Workshop di Hotel Aston, Serang, pada Senin (6/7/2026). Inisiatif ini diambil sebagai langkah strategis dalam menggalang komitmen daerah serta memperkuat sinergi multisektoral untuk mendorong cakupan imunisasi dasar bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Ahmad Hasanudin, dalam pemaparannya menegaskan bahwa imunisasi merupakan fondasi utama dalam membentuk ketahanan tubuh anak terhadap berbagai risiko penyakit. Menurutnya, proteksi dini melalui vaksinasi menjadi faktor penentu agar anak-anak di Kota Serang dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan memiliki derajat kesehatan yang optimal.
Dalam kesempatan yang sama, KH. Matin Syarkowi turut menyoroti urgensi kesadaran kolektif dalam sektor kesehatan. Beliau menekankan bahwa menjaga kesehatan tidak seharusnya hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab dan kesadaran setiap individu. Ia berharap langkah ini mampu menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam program imunisasi guna menyiapkan generasi emas di masa depan.
Selain aspek kesehatan, workshop tersebut juga menggarisbawahi dukungan regulasi dari sisi keagamaan. Merujuk pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), imunisasi dinilai sebagai ikhtiar yang diperbolehkan (mubah) untuk menjaga kesehatan. Bahkan, vaksinasi menjadi kewajiban apabila tidak dilakukan dapat berdampak pada risiko penyakit berat hingga cacat permanen, dengan pengecualian khusus pada kondisi darurat.