Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus berkomitmen memperluas jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat. Komitmen ini diwujudkan melalui peresmian dan peluncuran Klinik Utama FN 24 oleh Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, di Serui pada Rabu (26/8/2026). Kehadiran klinik swasta baru ini diharapkan mampu mempermudah akses warga terhadap fasilitas medis yang memadai.

Berlokasi strategis di Jalan Silas Papare, Newi, Distrik Serui Kota, klinik ini beroperasi secara resmi setelah mengantongi Izin Operasional Nomor 001/SIOK/DPMPTSP/VI/2026. Klinik Utama FN 24 menyediakan berbagai layanan komprehensif, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang bersiaga 24 jam, dokter umum dan spesialis, layanan rawat jalan serta rawat inap, laboratorium klinis, apotek, hingga fasilitas persalinan.

Gedung klinik yang dirintis sejak Agustus 2023 ini dirancang setinggi tiga lantai untuk memaksimalkan pelayanan. Lantai pertama difokuskan untuk area administratif, ruang IGD, laboratorium, apotek, dan unit persalinan. Sementara itu, lantai dua dialokasikan khusus untuk ruang rapat manajemen serta bangsal rawat inap. Secara keseluruhan, klinik ini menyediakan 13 kamar rawat inap dengan total kapasitas 35 tempat tidur, yang terbagi dalam kategori VVIP, VIP, Kelas I, Kelas I Spesial, Kelas II, hingga Kelas III.

Sebagai bagian dari legalitas dan jaminan keselamatan operasional gedung, Bupati Benyamin Arisoy menyerahkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) kepada H. Fadly Nasrulah selaku pemilik klinik. Penyerahan dokumen ini menandai bahwa seluruh sarana dan prasarana bangunan klinik telah memenuhi standar kelayakan teknis yang ditetapkan pemerintah daerah.

Pemilik klinik, H. Fadly Nasrulah, menegaskan kesiapan pihaknya untuk memberikan pelayanan medis nonstop 24 jam guna memberikan alternatif pengobatan terdekat bagi warga. Di sisi lain, Bupati Benyamin Arisoy memberikan apresiasi tinggi terhadap investasi sektor kesehatan ini. Ia menilai pembangunan klinik tersebut bukan sekadar ekspansi infrastruktur fisik, melainkan langkah konkret untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Yapen.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa Klinik Utama FN 24 harus dipandang sebagai mitra strategis pemerintah, bukan kompetitor bagi fasilitas kesehatan pemerintah yang sudah ada. Sinergi antara sektor publik dan swasta dinilai sangat krusial dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan daerah, sementara Dinas Kesehatan Yapen juga terus mendorong peningkatan mutu puskesmas di 17 distrik melalui akreditasi dan sertifikasi berkala.