Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-58, BPJS Kesehatan menggelar kegiatan lari santai (fun run) sejauh 5,8 kilometer di lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, pada Minggu (12/7/2026). Acara yang diikuti oleh 750 peserta dari berbagai kalangan ini menjadi simbol komitmen lembaga dalam mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat fondasi keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menekankan bahwa momentum perayaan ini merupakan ajakan bagi masyarakat untuk kembali menumbuhkan budaya gotong royong dan kesadaran diri dalam menjaga kesehatan. Menurutnya, keberhasilan program JKN sangat bergantung pada pola hidup sehat yang diterapkan oleh seluruh pesertanya guna menekan beban biaya pengobatan di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Prihati menyoroti tren mengkhawatirkan terkait meningkatnya prevalensi penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi di kalangan anak muda. Ia mengimbau masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai rutinitas minimal tiga hingga empat kali seminggu, bukan sekadar aktivitas seremonial, sebagai upaya preventif yang jauh lebih efektif dibandingkan pengobatan medis.

Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, memberikan apresiasi atas kolaborasi strategis antara pihaknya dengan BPJS Kesehatan. Baginya, lingkungan kampus merupakan ekosistem yang ideal untuk menanamkan kebiasaan hidup aktif kepada generasi muda, sehingga kesadaran akan kesehatan dapat menjadi gaya hidup yang berkelanjutan di tengah kesibukan akademik.

Kegiatan ini turut diramaikan oleh berbagai komunitas, termasuk peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), mahasiswa, hingga insan media. Partisipasi beragam kalangan ini menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci krusial dalam membangun masyarakat Indonesia yang lebih bugar dan berdaya tahan tinggi terhadap ancaman penyakit degeneratif.