Istana Kepresidenan menjadwalkan penganugerahan gelar tanda jasa dan tanda kehormatan negara bagi sejumlah tokoh nasional, termasuk para menteri kabinet yang tengah aktif menjabat. Agenda tahunan ini direncanakan berlangsung sekitar satu pekan setelah pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi kabar tersebut saat memberikan keterangan pers di halaman Istana Merdeka, Jakarta. Pihak Istana tengah mematangkan persiapan agar seremoni penghargaan dapat berjalan khidmat pasca-perayaan hari kemerdekaan.

Meski belum merinci jumlah total penerima secara detail, Prasetyo menegaskan bahwa penghargaan ini menyasar individu dengan kontribusi nyata bagi bangsa, mulai dari jajaran birokrat hingga inovator pemilik paten teknologi. Penentuan tokoh terpilih didasarkan sepenuhnya pada rekam jejak prestasi objektif yang dinilai layak mendapatkan apresiasi tertinggi dari negara.