Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi menarik keikutsertaan dua pasangan ganda campuran Indonesia dari ajang bergengsi Kejuaraan Dunia BWF 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian administratif dan komitmen organisasi terhadap regulasi internasional yang berlaku.
Dua pasangan yang dipastikan absen dari turnamen tersebut adalah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menjelaskan bahwa keputusan ini krusial demi memastikan seluruh mekanisme keikutsertaan atlet di kancah global berjalan selaras dengan prosedur federasi.
Penarikan ini juga bertepatan dengan proses peradilan independen yang tengah dilakukan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terkait dugaan pelanggaran integritas. Kasus tersebut disinyalir menyeret sejumlah pebulu tangkis asal tanah air. PBSI menyatakan sikap menghormati penuh otoritas hukum BWF demi menjaga sportivitas dan integritas olahraga tepok bulu global.
Terkait substansi perkara hukum yang sedang bergulir, induk organisasi bulu tangkis nasional tersebut menegaskan tidak akan mengeluarkan pernyataan lebih lanjut atau mengaitkan kasus ini dengan nama atlet tertentu. Langkah pasif ini diambil untuk menjaga independensi serta kelancaran proses investigasi yang tengah berjalan.
PBSI turut mengimbau masyarakat dan media massa untuk menahan diri dari spekulasi liar hingga terbitnya keputusan resmi dari Panel Dengar Pendapat Independen BWF. Ke depan, PBSI berkomitmen memperkuat tata kelola organisasi yang transparan, taat aturan, serta tetap berupaya melindungi hak-hak para atletnya.