Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi meluncurkan Gerakan Minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) secara serentak yang melibatkan 54.000 ibu hamil di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Inisiatif yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel bersama Tim Penggerak PKK ini tidak hanya bertujuan memperkuat kesehatan ibu dan janin, tetapi juga sukses mencatatkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Acara puncak yang berlangsung di Hotel Claro Makassar pada Kamis (9/7) tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 dan Hari Dekranas ke-46. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, serta jajaran pejabat daerah dan perwakilan organisasi profesi kesehatan, menandakan sinergi lintas sektor yang masif dalam penanganan gizi masyarakat.
Gerakan ini menyasar titik-titik layanan kesehatan yang tersebar di 24 kabupaten/kota, mencakup puskesmas hingga posyandu di tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini diambil untuk memastikan edukasi mengenai pentingnya asupan vitamin dan mineral esensial dapat diterima langsung oleh ibu hamil sebagai upaya preventif terhadap risiko stunting sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Evi Mustikawati, menegaskan bahwa kampanye ini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang berkualitas. Menurutnya, pemenuhan gizi selama masa kehamilan adalah fondasi utama bagi tumbuh kembang anak, sehingga kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berdaya saing.
Keberhasilan pelaksanaan program ini didukung oleh keterlibatan aktif kader posyandu, bidan, dan tenaga kesehatan di lapangan. Dengan komitmen yang berkelanjutan, Pemprov Sulsel optimistis bahwa sinergi ini dapat mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mendukung target besar Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi masa depan yang lebih unggul.