Peluang untuk memulai dan memperluas jaringan usaha kembali terbuka lebar bagi masyarakat. Pameran bisnis berskala nasional, The 2nd Indonesia Brand & Business Opportunity Show (IBOS) Expo 2026, dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 di Bekasi Convention Center (BCC), Jawa Barat.
Diselenggarakan oleh INFOBRAND Group, ajang tahunan ini menargetkan kunjungan lebih dari 7.500 orang, mulai dari calon wirausahawan, investor, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Tidak kurang dari 100 merek dari berbagai sektor industri siap menawarkan beragam skema kemitraan, mulai dari waralaba (franchise), distributor, reseller, maklon, hingga pemasaran afiliasi.
Berbeda dari edisi sebelumnya, IBOS Expo tahun ini mengusung konsep ekosistem bisnis terintegrasi. Selain pameran produk, acara ini akan dilengkapi dengan sesi pencocokan bisnis (business matching), jejaring (networking), presentasi peluang usaha, serta penghargaan bagi merek-merek berprestasi.
Berbagai sektor industri dipastikan memadati area pameran. Pada sektor kuliner, nama-nama populer seperti Kebab Turki Baba Rafi, Burger Bangor, dan Depo Air Minum Biru dipastikan hadir. Sementara untuk kategori jasa dan pendukung bisnis, terdapat layanan dari J&T Cargo, SiCepat Express, hingga LaundrySmart. Industri kecantikan, fesyen, serta kebutuhan rumah tangga juga turut meramaikan pilihan investasi bagi para pengunjung.
CEO INFOBRAND Group, Susilowati Ningsih, menjelaskan bahwa IBOS Expo dirancang untuk menjadi wadah kolaboratif di tengah dinamika pasar yang terus berubah. Menurutnya, pameran ini tidak sekadar menjadi ajang promosi visual, melainkan ruang bertemunya gagasan segar dan strategi edukatif untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Senada dengan hal itu, Ketua Umum Asosiasi Brand Indonesia (ABI), Tri Raharjo, menekankan pentingnya membangun ekosistem kemitraan yang kokoh. Ia menyatakan bahwa kesuksesan sebuah merek saat ini sangat dipengaruhi oleh kolaborasi yang solid, bukan hanya sekadar mengandalkan keunggulan kualitas produk semata.
Untuk memperkaya wawasan pengunjung, penyelenggara juga menggelar forum diskusi bisnis (Business Summit) selama tiga hari berturut-turut. Rangkaian ini mencakup pembahasan mengenai strategi waralaba pada hari pertama, pemasaran afiliasi digital pada hari kedua, dan strategi peningkatan skala merek (scale up) pada hari penutupan.
Bagi masyarakat yang berminat hadir, pendaftaran dapat dilakukan secara daring dengan harga tiket yang cukup terjangkau. Tiket masuk dibanderol mulai dari Rp20.000 untuk kategori individu, dan Rp15.000 per orang untuk kategori berpasangan, yang sudah mencakup akses penuh ke seluruh area pameran dan sesi diskusi.