Departemen Sains dan Teknologi Provinsi Lang Son menggelar pertemuan khusus untuk mengkaji usulan integrasi teknologi digital, kendaraan udara tanpa awak (UAV/drone), dan kecerdasan buatan (AI) guna mendukung efisiensi administrasi pemerintahan daerah. Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen instansi lintas sektoral, angkatan bersenjata, serta perwakilan Komite Rakyat dari seluruh penjuru provinsi.

Dalam forum tersebut, perusahaan teknologi HORSEAI Technology Joint Stock Company asal Hanoi mempresentasikan sekaligus mendemonstrasikan kapabilitas teknologi mutakhir mereka. Salah satu inovasi yang dipamerkan adalah perangkat pemrosesan lapangan cerdas (AI BOX) yang terintegrasi langsung pada UAV. Sistem ini dibekali tiga mode penerbangan otomatis yang mampu melakukan analisis gambar secara cepat serta mentransmisikan data secara real-time untuk mendukung komando dan kendali operasional.

Berdasarkan simulasi langsung tersebut, para delegasi mendiskusikan implementasi praktis teknologi ini di lapangan. Beberapa sektor prioritas yang dinilai sangat membutuhkan sokongan drone dan AI ini meliputi pemantauan pertanian, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, mitigasi bencana, pemetaan lahan, pemeliharaan keamanan wilayah, pencegahan kebakaran hutan, hingga pengembangan sektor pariwisata lokal.

Menutup pertemuan tersebut, pimpinan Departemen Sains dan Teknologi menegaskan bahwa pemanfaatan AI dan UAV merupakan langkah strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah hingga mencapai target dua digit. Kendati demikian, penerapan teknologi baru ini harus diselaraskan dengan infrastruktur digital yang sudah ada melalui fase proyek percontohan (pilot project) yang terukur. Pihak departemen berkomitmen untuk segera merumuskan rencana percontohan ini sebelum mengusulkannya secara resmi kepada Komite Rakyat Provinsi untuk dievaluasi lebih lanjut.