Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mematangkan persiapan menjelang pergelaran "Padang Pariaman Barefoot Running 2026" yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Mengambil lokasi di kawasan pesisir Kampung Nelayan, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, ajang lari tanpa alas kaki ini dirancang sebagai motor penggerak baru bagi sektor wisata olahraga (sport tourism) di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi menjamin kelancaran acara. Pemerintah daerah berkomitmen menyajikan kompetisi yang aman, tertib, sekaligus berkesan bagi para pelari maupun wisatawan yang datang berkunjung.

Animo publik terhadap pergelaran ini melesat jauh dari estimasi awal panitia. Hingga kini, tercatat lebih dari 1.700 peserta telah mendaftarkan diri. Para peserta tidak hanya didominasi oleh pelari lokal Sumatra Barat, melainkan juga berasal dari kota-kota besar di Sumatra seperti Pekanbaru, Medan, dan Palembang, hingga pelari dari mancanegara. Skala kegiatan yang semula diproyeksikan di tingkat regional kini telah berkembang menjadi ajang berskala nasional.

Padang Pariaman Barefoot Running 2026 sendiri akan dibagi ke dalam dua kategori utama, yakni Fun Run dan Championship. Guna memacu semangat kompetisi, pihak panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp80 juta, yang terbagi atas hadiah kejuaraan senilai Rp30 juta serta doorprize menarik senilai Rp50 juta.

Melalui keunikan rute pasir pantai di Kampung Nelayan, agenda ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang unjuk ketahanan fisik, tetapi juga menjadi katalisator ekonomi bagi masyarakat setempat. Lonjakan kunjungan wisatawan diproyeksikan mampu menggeliatkan bisnis penginapan, kuliner khas lokal, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.