Pemerintah Vietnam bersiap mengimplementasikan Undang-Undang Teknologi Tinggi yang akan berlaku efektif mulai 1 Juli 2026. Regulasi baru ini dirancang secara khusus untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi penelitian, pengembangan, dan komersialisasi teknologi mutakhir guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta memperkuat pertahanan nasional.

Dalam beleid tersebut, pengembangan teknologi tinggi dan teknologi strategis ditetapkan sebagai pilar penting demi mewujudkan kemandirian bangsa. Guna menarik minat investor dan pengembang, pemerintah berkomitmen memberikan insentif tertinggi di bidang perpajakan, kemudahan investasi, serta pengelolaan lahan untuk proyek-proyek berbasis teknologi maju.

Selain insentif fiskal, fokus utama undang-undang ini adalah penyediaan anggaran negara yang terarah untuk riset, uji coba, hingga tahap komersialisasi produk. Investasi juga akan dialokasikan secara masif pada pembangunan infrastruktur digital dan teknologi hijau guna mendongkrak produktivitas serta daya saing produk lokal di kancah global.

Regulasi ini turut memperkuat sinergi antara lembaga penelitian, universitas, dan sektor industri untuk mempercepat hilirisasi riset. Lebih lanjut, pemerintah menyiapkan kebijakan khusus untuk menarik talenta terbaik dengan menjamin kondisi kerja dan fasilitas hidup yang layak bagi para ahli teknologi yang berkarier di Vietnam.

Perwakilan Departemen Sains, Teknologi, dan Teknik dari Kementerian Sains dan Teknologi menyatakan kesiapannya dalam menyambut aturan baru ini. Sebagai langkah operasional awal, pemerintah telah menerbitkan Keputusan Nomor 260/2026/ND-CP untuk memandu jalannya regulasi secara sinkron, transparan, dan terpadu sejak hari pertama pemberlakuan.