Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) memfasilitasi agenda monitoring dan evaluasi terkait pemanfaatan Aplikasi Sistem Informasi dan Pembelajaran digital yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI. Kegiatan strategis ini berlangsung di Graha PPNI, Jakarta, pada Rabu (5/8/2026), sebagai langkah nyata dalam mendorong transformasi teknologi di sektor pelayanan kesehatan.

Pertemuan berkala yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (Ditjen SDMK) Kemenkes RI ini berfokus pada optimalisasi platform pembelajaran mandiri bagi para tenaga medis. Melalui evaluasi ini, kedua pihak berkomitmen memastikan bahwa sistem informasi yang telah disediakan dapat diakses dengan mudah dan dimanfaatkan secara maksimal oleh para perawat di seluruh penjuru tanah air demi menunjang peningkatan kapasitas mereka.

Sejumlah tokoh penting turut menghadiri agenda ini, di antaranya Direktur Pusbangdiklat sekaligus Bendahara Umum DPP PPNI, Aprisunadi, bersama jajaran pengurus internal. Sementara dari pihak Kemenkes RI, hadir perwakilan tim kerja seperti Nia Fitriasari selaku Analis Kebijakan Ahli Madya, Harjaka selaku Pranata Kearsipan, serta Farhan Yugarpaksi yang bertindak sebagai Asisten Teknis Learning Management System (LMS) Ditjen SDMK.

Melalui kolaborasi erat ini, PPNI berharap integrasi teknologi dalam pengembangan kompetensi profesi dapat berjalan semakin optimal. Pusbangdiklat PPNI menyatakan kesiapannya untuk terus mengawal dan mendukung penuh program-program taktis Kemenkes RI demi melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang unggul, berdaya saing global, dan profesional.