OpenAI resmi memperkenalkan dua model suara terbaru mereka, yaitu GPT-Live-1 dan versi yang lebih ringkas, GPT-Live-1 mini. Inovasi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkomunikasi yang jauh lebih natural, dengan kemampuan merespons interaksi pengguna secara seketika dalam waktu nyata.
Keunggulan utama dari model terbaru ini terletak pada penerapan teknologi full-duplex. Sistem ini memungkinkan AI untuk mendengarkan sekaligus memberikan jawaban secara bersamaan tanpa jeda. Fleksibilitas tersebut memberikan ruang bagi pengguna untuk memotong pembicaraan—seperti saat berdialog dengan manusia pada umumnya—serta mendukung kapabilitas penerjemahan bahasa secara langsung.
Product Lead ChatGPT Voice, Atty Eleti, menyatakan bahwa perusahaan meyakini teknologi suara akan bertransformasi menjadi antarmuka utama bagi pengguna dalam berinteraksi dengan perangkat komputer di masa depan. Fokus ini juga mencakup penyelesaian tugas-tugas kompleks berbasis agen yang memerlukan durasi eksekusi lebih panjang.
Sebagai langkah pembaruan, OpenAI kini mengganti fitur Advanced Voice Mode sebelumnya dengan GPT-Live-1 mini sebagai standar bagi pengguna umum. Sementara itu, pengguna layanan premium akan mendapatkan akses eksklusif ke model yang lebih tangguh, yakni GPT-Live-1, yang menawarkan kapabilitas pemrosesan lebih mendalam.
Berbeda dari sistem terdahulu yang bergantung pada pemisahan teknologi teks dan suara, arsitektur baru ini mampu mengintegrasikan permintaan pengguna langsung ke model AI generasi terbaru, termasuk GPT-5.5. Hal ini memungkinkan AI melakukan penalaran, pencarian informasi, hingga eksekusi tugas agentik secara mulus tanpa harus menghentikan alur percakapan yang tengah berlangsung.