PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama PT Putra Perkasa Abadi (PPA) resmi mengoperasikan tiga unit greenhouse modern di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Fasilitas ini merupakan bagian dari program Lingga Smart Greenhouse for Resilient Optimized Welfare (GROW) yang dirancang untuk mentransformasi sektor pertanian tradisional menjadi sistem digital farming berbasis Internet of Things (IoT).

Integrasi teknologi IoT dalam rumah kaca ini memungkinkan otomatisasi penuh pada aspek-aspek krusial budidaya, mulai dari pengaturan nutrisi, irigasi, hingga stabilitas tingkat keasaman (pH) tanaman. Selain efisiensi teknis, struktur greenhouse memberikan perlindungan maksimal bagi tanaman melon dari fluktuasi cuaca ekstrem serta serangan hama, sehingga menjamin konsistensi kualitas hasil panen yang lebih unggul.

Setiap unit greenhouse dilengkapi dengan kapasitas 860 lubang tanam, yang diproyeksikan mampu menghasilkan 16 hingga 20 ton melon per tahun. Fokus budidaya saat ini mencakup varietas premium seperti Sunny, Petra Funny, dan The Blues, yang diharapkan mampu menjadikan Desa Lingga sebagai sentra produksi melon terkemuka di Sumatera Selatan.

Lebih dari sekadar target produksi, program ini menyasar pemberdayaan generasi muda melalui Kelompok Tani Modern Pemuda Lingga. PPA berkomitmen melakukan pendampingan berkelanjutan, mulai dari tahap pembangunan, pembibitan, hingga manajemen panen. Langkah ini bertujuan untuk mengasah keterampilan teknis masyarakat agar mereka mampu mengelola operasional pertanian modern secara mandiri di masa depan.

Pihak PTBA menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan visi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di wilayah operasional melalui inovasi pertanian berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mendongkrak perekonomian lokal melalui komoditas bernilai tinggi, tetapi juga menjadi model sukses bagi penerapan teknologi tepat guna dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat perdesaan.