Gelandang Manchester City asal Belanda, Tijjani Reijnders, dilaporkan sedang berada di pintu keluar Stadion Etihad. Keputusan ini diambil setelah sang pemain mengalami kesulitan untuk mengamankan posisi utama dalam skuad asuhan Enzo Maresca sejak bergabung pada musim lalu.

Berdasarkan laporan dari Bein Sports pada Selasa (18/8/2026), pemain tersebut sebenarnya mencatatkan 47 penampilan di seluruh kompetisi, dengan 31 di antaranya sebagai starter. Dari kontribusi tersebut, Reijnders mengemas tujuh gol dan tujuh assist. Kendati demikian, jumlah menit bermain tersebut dinilai belum memenuhi ekspektasi sang gelandang untuk tampil secara konsisten di atas lapangan.

Manajer Manchester City, Enzo Maresca, mengonfirmasi bahwa keinginan untuk mendapatkan menit bermain secara reguler menjadi faktor pemantik di balik rencana kepindahan Reijnders. Pelatih berkebangsaan Italia itu memaklumi keinginan sang pemain, terutama karena adanya perbedaan peran taktis yang ia jalani di City dibanding saat membela klub terdahulunya, AC Milan, di mana ia terbiasa bermain lebih dalam.

Reijnders kini dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan klub Liga Pro Arab Saudi, Al-Qadsiah, meski proses transfer tersebut belum diumumkan secara resmi. Maresca menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil demi kebaikan bersama antara pihak klub, pemain, dan staf kepelatihan. Jika kepindahan ini terealisasi, kepergian Reijnders akan menambah daftar pemain yang meninggalkan Manchester City musim ini setelah sebelumnya melepas James Trafford.