Aktivitas penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan dinamika yang signifikan. Berdasarkan data dari situs e-ipo.co.id hingga 6 Juli 2026 pukul 12.00 WIB, terdapat empat perusahaan yang menjadi sorotan utama para investor ritel, yakni PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI).

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) berhasil menduduki posisi teratas dalam daftar antrean dengan total 1.159.822 Single Investor Identification (SID). Menyusul di belakangnya, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) mencatatkan antrean sebanyak 842.671 SID, diikuti oleh PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dengan 714.803 SID, serta PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) yang mengumpulkan 544.935 SID.

Hingga saat ini, proses penawaran untuk EMMI dan BACH telah resmi ditutup (closed). Sementara itu, kesempatan bagi investor untuk melakukan pemesanan saham masih terbuka bagi PRDL hingga 7 Juli dan RANS hingga 8 Juli 2026. Jadwal pencatatan perdana atau listing di bursa pun telah ditetapkan; EMMI dan BACH dijadwalkan melantai pada 8 Juli, disusul oleh PRDL pada 9 Juli, dan RANS pada 10 Juli 2026.

Selain empat nama tersebut, pasar modal domestik juga akan diramaikan oleh kehadiran dua emiten baru lainnya, yaitu PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX). Keduanya dijadwalkan untuk melangsungkan debut listing mereka di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026, yang menandai gairah pasar yang terus meningkat dalam menyambut perusahaan-perusahaan baru.