Kemeriahan Festival Cisadane 2026 terus menyedot perhatian masyarakat luas. Memasuki hari ketiga penyelenggaraan pada Jumat (24/7/2026), ribuan warga memadati kawasan bantaran Sungai Cisadane, Tangerang, guna menyaksikan beragam atraksi budaya, ajang balap perahu naga (dragon boat), serta menikmati panggung hiburan rakyat.

Perhelatan tahunan yang telah masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) ini tidak hanya memikat warga lokal, melainkan juga mendatangkan wisatawan dari luar daerah. Pemerintah Kota Tangerang selaku penyelenggara dinilai sukses menghadirkan tata ruang festival yang lebih rapi serta fasilitas publik yang lebih representatif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Penataan kawasan yang lebih bersih menjadi salah satu aspek yang paling diapresiasi oleh pengunjung. Yaya Mayasari, seorang warga asal Batuceper, mengaku terkesan dengan ketersediaan tempat sampah di berbagai sudut lokasi festival. Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan kini harus tumbuh dari kedisiplinan para pengunjung itu sendiri agar kenyamanan area festival tetap terjaga.

Nuansa edukatif dan hiburan juga dirasakan oleh generasi muda yang hadir. Tresa Rifka, seorang pelajar asal Bayur, membagikan antusiasmenya saat menjelajahi deretan stan kuliner dan panggung musik bersama rekan-rekannya. Ia menyebut Festival Cisadane bukan sekadar ruang rekreasi, melainkan juga sarana edukasi yang interaktif bagi pelajar melalui stan-stan informatif yang disediakan.

Sementara itu, daya tarik festival ini juga menjangkau warga dari luar wilayah administratif Kota Tangerang. Akbar Musa, pengunjung asal Kabupaten Tangerang, sengaja datang untuk menyaksikan perlombaan ikonik perahu naga sekaligus memanfaatkan posko pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. Menurutnya, integrasi antara hiburan rakyat, bazar UMKM, dan layanan publik dasar ini sangat membantu masyarakat luas.

Festival Cisadane 2026 dijadwalkan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Pihak panitia terus menyuguhkan berbagai atraksi seni budaya, kompetisi olahraga air, pameran produk UMKM, dan ragam kuliner khas daerah, sekaligus mengundang masyarakat luas untuk turut meramaikan pesta rakyat tahunan ini.