Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan pentingnya mengintegrasikan sektor olahraga dengan gaya hidup masyarakat guna memicu pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif. Menurutnya, pendekatan berbasis partisipasi publik ini memiliki potensi besar dalam menggerakkan berbagai subsektor usaha kreatif sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru secara luas.

Riefky menjelaskan bahwa tren olahraga berbasis komunitas tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga mendatangkan berkah ekonomi bagi para pelaku industri kreatif lokal. Sejumlah subsektor seperti fesyen olahraga, manajemen acara, fotografi, kuliner, hingga media dan hiburan kini mulai menikmati dampak positif dari peningkatan aktivitas fisik masyarakat tersebut.

Untuk memaksimalkan potensi ini, ia mendorong agar model pengembangan berbasis komunitas ini direplikasi di berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini dinilai strategis untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar ibu kota. Riefky juga menekankan pentingnya kolaborasi heksaheliks yang melibatkan sinergi erat antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, dan masyarakat luas.

Melalui kerja sama lintas sektor yang solid, penyelenggaraan kegiatan olahraga diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi fisik semata. Event olahraga harus mampu bertransformasi menjadi panggung promosi bagi produk kreatif lokal yang pada akhirnya memperkuat ketahanan ekonomi nasional secara berkelanjutan.