Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya membuka pintu bagi akademisi internasional dengan menerima kunjungan studi dari puluhan mahasiswa Mahidol University, Thailand, dan Universitas Airlangga (Unair). Bertempat di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karangpilang pada Selasa (21/7/2026), rombongan ini mempelajari langsung sistem penyediaan air bersih perkotaan.
Kunjungan lapangan tersebut merupakan bagian dari program pertukaran mahasiswa (student exchange) yang mempertemukan pemikir muda kedua negara. Selama kegiatan, sebanyak 32 mahasiswa program studi Teknologi Lingkungan dari Thailand dan 14 mahasiswa pendamping dari Unair mengamati dari dekat infrastruktur vital pengolahan air bersih Surabaya.
Manajer Produksi Karangpilang PAM Surya Sembada, Didik Hariyanto, menyambut hangat kedatangan delegasi akademis ini. Menurut Didik, kolaborasi lintas negara ini menjadi wadah strategis bagi perusahaan untuk membagikan keahlian praktis, khususnya terkait teknologi filtrasi modern yang digunakan dalam melayani kebutuhan air bersih warga Kota Pahlawan.
Sebagai informasi, Mahidol University merupakan salah satu institusi pendidikan terkemuka di Asia Tenggara yang menempati peringkat ketiga nasional di Thailand. Guna memastikan transfer pengetahuan berjalan lancar selama diskusi, panitia menyediakan presentasi multi-bahasa yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Thailand.
Setelah sesi diskusi interaktif selesai, para mahasiswa diarahkan langsung ke area produksi IPAM Karangpilang I dan II. Dipandu oleh tim teknis dan pengawas proses pengolahan, rombongan diajak melihat alur pengolahan air dari tahap awal pengendapan (prasedimentasi) hingga proses penyaringan akhir yang menghasilkan air layak konsumsi.
Kunjungan ini meninggalkan kesan mendalam bagi salah satu perwakilan mahasiswa asal Thailand, Puncharatt Janya. Ia mengapresiasi efisiensi teknologi penyaringan air bersih yang diterapkan di Surabaya, sekaligus memuji keramahtamahan masyarakat setempat yang ia temui selama menjalani program pertukaran.
Sementara itu, dosen pendamping dari Fakultas Sains dan Teknologi Unair, Danar Arifka Rahman, menekankan pentingnya sinergi antara teori di kelas dengan praktik di lapangan. Melalui kunjungan ke PAM Surya Sembada ini, diharapkan para mahasiswa mendapatkan perspektif nyata mengenai pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang relevan dengan masa depan industri air bersih.