Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk memperluas jangkauan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) setelah berhasil melampaui target awal sebesar 46 persen. Langkah ini diambil guna memaksimalkan deteksi dini terhadap berbagai potensi penyakit di tengah masyarakat setempat.
Gubernur Banten, Andra Soni, menjelaskan bahwa target sasaran program ini akan ditingkatkan menjadi 55 persen. Menurutnya, semakin banyak warga yang berpartisipasi, maka upaya pencegahan penyakit dapat dilakukan secara lebih efektif sebelum kondisi kesehatan mereka memburuk.
Dalam pelaksanaan kegiatan di Pamulang, Tangerang Selatan, Andra mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas pemeriksaan ini meskipun merasa dalam kondisi bugar. Hal ini dikarenakan gangguan kesehatan sering kali tidak menunjukkan gejala awal dan bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia.
Guna menyukseskan target baru tersebut, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota terus diperkuat. Akses terhadap layanan ini didekatkan ke masyarakat melalui kolaborasi aktif dengan puskesmas, klinik, serta berbagai fasilitas kesehatan lokal lainnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, melaporkan bahwa cakupan pemeriksaan kesehatan gratis di wilayahnya kini telah menyentuh angka 48 persen. Dari pemeriksaan berkala tersebut, petugas medis mendeteksi sejumlah keluhan seperti hipertensi, kadar gula darah tinggi, gejala depresi, hingga temuan kasus tuberkulosis (TBC) yang langsung mendapatkan penanganan medis intensif.