Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Maluku Utara bergerak cepat menyusun arah kebijakan organisasi menyongsong tahun 2026. Melalui rapat kerja yang digelar bersama jajaran pimpinan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) di Ternate Selatan pada Minggu (9/8/2026), salah satu agenda krusial yang dibahas adalah percepatan pembentukan kepengurusan di wilayah-wilayah yang belum terjangkau.

Ketua KORMI Maluku Utara, Saifuddin Djuba, menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi wadah penting untuk mengevaluasi capaian kerja sebelumnya sekaligus merancang program strategis ke depan. Ia menyoroti keberadaan empat kabupaten di Maluku Utara yang hingga saat ini belum memiliki kepengurusan resmi KORMI sebagai pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, KORMI Maluku Utara berkomunikasi intensif dan berkolaborasi erat dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan setempat di empat wilayah tersebut. Langkah ini diambil agar struktur organisasi dapat terbentuk secara menyeluruh demi memastikan pemerataan pembinaan olahraga masyarakat di seluruh pelosok provinsi.

Lebih dari sekadar penguatan kelembagaan, Saifuddin menekankan bahwa visi utama KORMI adalah memasyarakatkan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan interaksi sosial. Oleh karena itu, program kerja 2026 akan lebih diarahkan pada kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga, seperti olahraga tradisional, rekreasi, dan aktivitas fisik berbasis komunitas.

Melalui konsolidasi yang kuat antara pengurus provinsi dan Inorga, KORMI Maluku Utara optimistis pengembangan olahraga rekreasi di wilayah ini dapat berjalan lebih terstruktur, inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang.