Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM). Muhamad Rifal Rustia Padilah, mahasiswa semester 2 Program Studi Bisnis Digital, terpilih menjadi salah satu penerima Hibah Pendanaan Santripreneur BAZNAS 2026. Keberhasilan ini diraih berkat inovasi bisnisnya yang bernama Luminous, sebuah label pakaian kasual premium yang menyasar segmen pasar anak muda.

Program Santripreneur BAZNAS sendiri merupakan inisiatif strategis untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan generasi muda yang memiliki dampak sosial dan ekonomi nyata. Luminous menarik perhatian para juri karena konsep desainnya yang minimalis dan modern, serta komitmennya dalam menghadirkan kualitas produk yang relevan dengan tren mode saat ini.

Rifal menuturkan bahwa pendanaan tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan usahanya. Baginya, hibah ini bukan sekadar bantuan modal, melainkan validasi atas visi bisnis yang ia bangun sejak di bangku perkuliahan. Ia berharap langkah ini dapat memotivasi rekan sejawatnya untuk berani mengambil risiko dalam merintis karier sebagai wirausahawan.

Dosen pembimbing Rifal, Johan Hendri Prasetyo, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian ini. Menurutnya, kesuksesan tersebut membuktikan bahwa kurikulum kewirausahaan di UNM berhasil diimplementasikan secara praktis ke dalam model bisnis yang berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengubah teori di kelas menjadi peluang ekonomi yang nyata.

Lia Mazia, selaku Ketua Program Studi Bisnis Digital UNM, turut memberikan apresiasi dan menegaskan komitmen kampusnya dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap dinamika digital. Dengan dukungan pendanaan dari BAZNAS ini, Luminous diproyeksikan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pangsa pasar agar mampu bersaing lebih luas di industri fashion tanah air.