BOJONEGORO — Ratusan mahasiswa dari enam program studi di IKIP PGRI Bojonegoro resmi menyandang status lulusan setelah mengikuti prosesi yudisium di Aula Kampus setempat pada Selasa (8/9/2026). Para lulusan tersebut berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Ekonomi, serta Pendidikan Teknologi Informasi.
Dalam momentum penting tersebut, Rektor IKIP PGRI Bojonegoro, Junarti, menegaskan bahwa yudisium bukanlah sekadar seremoni perpisahan, melainkan gerbang awal untuk melangkah dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat. Ia mengapresiasi luaran karya skripsi mahasiswa yang dinilai mencerminkan kreativitas serta pencapaian kompetensi selama masa studi.
Mengusung tema "Technocrafting Green Skills: From Creativity, Character, and Technology", pihak perguruan tinggi mendorong para alumni agar siap beradaptasi di tengah derasnya arus pergeseran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI). Lulusan diharapkan tidak sekadar menjadi pengguna pasif, tetapi bertransformasi menjadi inovator dan pemecah masalah (problem solver) di lingkungan sosial.
Junarti juga berpesan agar para lulusan tidak cepat berpuas diri dengan gelar akademik yang diraih. Ia mengimbau seluruh alumni untuk terus mengasah potensi, memperkuat integritas karakter, dan mempertahankan semangat belajar sepanjang hayat guna menjawab tantangan dunia kerja yang kian dinamis.