Pemain muda berbakat, Luke Vickery, resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, pada Kamis (16/7/2026). Prosesi sakral ini dipimpin langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, menandai berakhirnya proses naturalisasi panjang sang pemain sejak awal tahun ini.
Luke Vickery, penyerang berusia 19 tahun yang lahir di Kailua, Honolulu, Hawaii, memiliki darah Indonesia dari nenek pihak ibunya yang lahir di Medan, Sumatra Utara. Sebelum resmi dinaturalisasi, usulan PSSI untuk menyematkan status WNI pada pemain Macarthur Sydney ini telah melewati kajian mendalam oleh Tim Pemeriksa dan Peneliti Pemberian Kewarganegaraan (TP3K) lintas kementerian serta mendapat persetujuan DPR RI pada Juni lalu.
Kini berkarier di kasta tertinggi Liga Australia bersama Macarthur Sydney setelah sebelumnya membela Western United, kehadiran Vickery diharapkan mampu mendongkrak performa lini serang Timnas Indonesia. Pemerintah memproyeksikan kontribusi pemain muda ini untuk membantu skuad Garuda menembus putaran final Piala Dunia 2030, selaras dengan target besar yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyampaikan harapan agar Vickery segera beradaptasi dan berjuang keras bersama punggawa Timnas lainnya. Acara pengambilan sumpah ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum Nico Afinta, Wakil Duta Besar RI untuk Australia Lintang Paramitasari Parnohadiningrat, serta Kepala KJRI Sydney Pendekar Muda Leonard Sondakh.