Pasar ponsel pintar di Indonesia bersiap menyambut kehadiran flagship terbaru dari Motorola. Perangkat berkode XT2607-1, yang diidentifikasi sebagai Motorola Edge 70 Pro, kini telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian dengan nilai kandungan lokal mencapai 36,45 persen.

Langkah administrasi ini, ditambah dengan lolosnya uji sertifikasi SDPPI dari Postel Kominfo, menandakan bahwa peluncuran ponsel premium ini di tanah air tinggal menunggu waktu. Didaftarkan oleh PT Motorola Mobility Indonesia, varian yang hadir diprediksi kuat mengusung spesifikasi global, yang menawarkan keunggulan lebih dibandingkan versi rilisan pasar India.

Perbedaan paling mencolok terletak pada konfigurasi kamera dan pengisian daya. Motorola Edge 70 Pro versi global dibekali dengan sistem empat kamera belakang yang menyertakan lensa telefoto periskop 50 MP dengan kemampuan pembesaran optik 3,5x dan stabilisasi gambar OIS. Selain itu, fitur pengisian daya nirkabel 15W serta pengisian daya terbalik 5W turut disematkan pada model ini.

Dapur pacu ponsel pintar ini diperkuat oleh chipset MediaTek Dimensity 8500 Extreme yang dipadukan dengan layar AMOLED 6,78 inci. Layar tersebut mendukung resolusi tajam 1.272 x 2.772 piksel dan refresh rate tinggi 144 Hz untuk visual yang mulus. Sektor daya ditopang oleh baterai silikon-karbon berkapasitas masif 6.500 mAh dengan pengisian daya kabel cepat 90 watt.

Tidak hanya tangguh di dalam, ketahanan fisik gawai ini juga dijamin oleh sertifikasi IP68/IP69 untuk proteksi air dan debu, serta standar militer MIL-STD-810H. Meskipun harganya di pasar Inggris dibanderol sekitar 749,99 poundsterling atau setara Rp 17,9 jutaan, pihak Motorola Indonesia belum merilis pengumuman resmi mengenai tanggal peluncuran serta harga ritel lokal.