Padang – Upaya pelestarian warisan budaya non-benda terus digalakkan di ranah akademis. Tim dosen Universitas Negeri Padang (UNP) menginisiasi program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk "Teras Bermain" untuk menghidupkan kembali permainan rakyat dan olahraga tradisional Minangkabau. Kegiatan yang melibatkan mahasiswa Departemen Pendidikan Olahraga ini berlangsung sebagai langkah konkret menjaga eksistensi budaya lokal.

Proyek inovatif yang mengusung tema "Bugar Jiwaku, Lestari Budayaku" ini dipimpin oleh Mardepi Saputra, M.Pd., dengan dukungan dari Dr. Alim Harun Pamungkas, S.Pd., M.P., serta Samuel Martin Perdana, M.Tr.Td. Program tersebut dirancang khusus untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengintegrasikan olahraga tradisional ke dalam metode pembelajaran pendidikan jasmani.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembekalan teoretis melalui workshop interaktif di Ruang Sidang Lantai II Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP. Di sana, para mahasiswa dibekali pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai karakter, filosofi budaya, serta manfaat kesehatan yang terkandung dalam setiap permainan rakyat.

Sebagai implementasi nyata, para mahasiswa menyelenggarakan Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional di Lapangan Utama Kantor Gubernur Sumatera Barat. Berbagai permainan tempo dulu seperti tangkelek, egrang batok kelapa, pacu upiah, congklak, gasiang, hingga pacah piriang disajikan kembali untuk menarik minat masyarakat modern.

Ketua Pelaksana, Mardepi Saputra, menjelaskan bahwa model "Teras Bermain" diharapkan mampu menjadi media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus edukatif di masa depan. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen global SDG 4 untuk menghadirkan pendidikan berkualitas berbasis apresiasi keberagaman budaya.