Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) siap menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui perhelatan "Malam Merdeka". Mengusung perpaduan apik antara kreativitas modern dan inovasi teknologi, rangkaian acara ini dirancang untuk menghibur sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara luas.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjelaskan bahwa pihak kementerian memegang tanggung jawab penuh dalam mengemas perayaan yang berlangsung dari pagi hingga malam hari ini. Menurutnya, agenda ini menyinergikan ragam budaya nasional, sentuhan teknologi digital, dan keterlibatan aktif publik demi menciptakan momentum perayaan yang inklusif tanpa sekat sosial.
Festival Malam Merdeka menyajikan empat program unggulan yang membentang dari kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Atraksi tersebut meliputi instalasi seni imersif, proyeksi video mapping, parade kendaraan hias yang megah, serta pertunjukan udara menggunakan ribuan pesawat nirawak (drone).
Untuk memberikan pengalaman yang mendalam, Kemenekraf menyajikan pertunjukan imersif interaktif di enam titik strategis di area Monas dan Bundaran HI. Instalasi ini memanfaatkan kecerdasan buatan, visual interaktif, lorong waktu, hingga estetika lampu LED agar pengunjung tidak sekadar menonton, melainkan dapat berinteraksi langsung dan meresapi makna kebangsaan melalui tema reflektif.
Selain itu, dinding Monas akan disulap menjadi layar raksasa melalui pertunjukan video mapping yang menceritakan perjalanan sejarah bangsa dari masa perjuangan hingga visi Indonesia Emas 2045. Kemeriahan berlanjut dengan karnaval yang melibatkan 32 kendaraan hias dari berbagai instansi pemerintah, didukung oleh penampilan sekitar 3.000 pelaku industri kreatif lokal.
Perayaan akan ditutup secara spektakuler di Bundaran HI dengan konfigurasi visual dari 1.500 drone yang menghiasi langit malam ibu kota. Melalui integrasi teknologi dan seni ini, perayaan HUT RI diharapkan mampu mempererat semangat gotong royong sekaligus membuktikan bahwa sektor ekonomi kreatif dapat menjadi pilar pemersatu bangsa yang berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.