Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur secara resmi memperpanjang kolaborasi strategis dengan Pemerintah Negara Bagian Australia Barat melalui penandatanganan Perjanjian Teknis (Technical Agreement) baru. Kemitraan ini ditargetkan untuk mendongkrak prestasi atlet daerah di kancah nasional maupun internasional, sekaligus mempererat hubungan Sister-State yang telah terjalin sejak tahun 1991.
Ruang lingkup kesepakatan ini mencakup berbagai aspek vital dalam ekosistem olahraga. Mulai dari pembinaan atlet berbakat sejak dini, peningkatan mutu pendidikan olahraga, pengembangan industri olahraga, hingga penguatan partisipasi masyarakat luas melalui program-program berbasis komunitas.
Salah satu pilar utama dalam kolaborasi ini adalah penerapan ilmu pengetahuan olahraga (sport science) secara intensif. KONI Jatim berkomitmen memanfaatkan keahlian dan sistem pembinaan canggih yang dimiliki Australia Barat untuk menyusun program latihan yang presisi, melakukan evaluasi berkala, serta meningkatkan kualitas para pelatih lokal.
Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan langkah nyata yang terukur. Menurutnya, kesuksesan di dunia olahraga harus dirancang secara sistematis melalui perencanaan matang, kedisiplinan, dan dukungan sains, bukan berdasarkan faktor kebetulan. Transfer keahlian ini dinilai sangat krusial dalam mempersiapkan kontingen Jawa Timur menghadapi PON XXII tahun 2028 mendatang.
Selain fokus pada performa atlet, kemitraan berdurasi empat tahun ini juga menyentuh aspek keselamatan dan tata kelola olahraga. Kerja sama akan diarahkan pada pengembangan fasilitas rehabilitasi medis olahraga, riset data statistik, kampanye anti-doping, serta peningkatan kapasitas manajerial para administrator olahraga di Jawa Timur.
Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Muhammad Nabil bersama Bryce Green selaku Komisaris Perdagangan dan Investasi Australia Barat untuk Indonesia. Bryce Green menyambut hangat keberlanjutan sinergi ini, mengingat rekam jejak kemitraan olahraga kedua belah pihak yang telah berjalan harmonis sejak tahun 2019. Dukungan senada juga diungkapkan oleh Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew, yang optimistis kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan olahraga di Jawa Timur.