Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar berkomitmen penuh untuk mengawal percepatan pembangunan infrastruktur fisik dan optimalisasi penyerapan anggaran tahun 2026. Melalui langkah pengawasan berkala dan rapat evaluasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja, legislatif berupaya memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, menegaskan bahwa salah satu fokus utama pengawasan saat ini adalah penyelesaian proyek-proyek strategis daerah. Di antaranya adalah pembangunan gedung Intensive Care Unit (ICU) di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, yang diharapkan dapat segera beroperasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Selain fasilitas kesehatan, pemerataan aksesibilitas transportasi juga menjadi perhatian prioritas. Komisi III terus mendorong pembangunan serta perbaikan jalan dan jembatan antarkecamatan guna mempermudah mobilitas warga dan mempercepat roda perekonomian di tingkat lokal secara merata.

Menghadapi dampak musim kemarau panjang, legislatif juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur penunjang di sektor pertanian, khususnya di wilayah Blitar bagian selatan. Pembuatan sumur ladang baru dan jaringan irigasi menjadi langkah antisipatif untuk menjaga produktivitas lahan pertanian masyarakat di tengah ancaman kekeringan.

Guna merealisasikan program tersebut, Aryo menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara berbagai dinas terkait, seperti Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Pertanian dan Perikanan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur fisik yang kokoh, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penyediaan bibit unggul yang tahan terhadap perubahan iklim ekstrem.