PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester pertama tahun 2026. Perseroan berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp1,113 triliun, mengalami kenaikan sebesar 15,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat senilai Rp963,9 miliar.

Lonjakan kinerja ini didorong oleh performa impresif dari lini bisnis hospitality, yang meliputi pengelolaan hotel, resor, hingga lapangan golf. Sektor ini menyumbangkan pendapatan mencapai Rp570,7 miliar, atau tumbuh 22,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), sekaligus mendominasi portofolio pendapatan perusahaan dengan kontribusi sebesar 51,3 persen.

Sementara itu, pilar bisnis perseroan lainnya yang mencakup jasa pengelolaan properti, penyewaan ruang perkantoran, serta penjualan apartemen dan properti lainnya turut menyumbang Rp542,4 miliar. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 9,1 persen dibandingkan dengan realisasi pada semester pertama tahun lalu.

Dari sisi profitabilitas, KPIG berhasil mencetak laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp162,2 miliar dengan margin EBITDA di angka 14,6 persen. Keberhasilan efisiensi dan strategi bisnis ini juga tercermin pada perolehan laba bersih perusahaan yang menembus Rp341,3 miliar, dengan margin laba bersih mencapai 30,7 persen.

Posisi keuangan perseroan per akhir Juni 2026 juga menunjukkan penguatan. Total aset KPIG tumbuh 1,9 persen menjadi Rp36,7 triliun. Sebaliknya, perseroan berhasil menekan liabilitas hingga turun 6,7 persen menjadi Rp6,7 triliun, sementara posisi ekuitas terkerek naik sebesar 4 persen menjadi Rp29,9 triliun jika dibandingkan dengan posisi pada akhir Desember 2025.