Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dr. Tran Van Thuan, mengajak masyarakat untuk memprioritaskan kesehatan melalui kebiasaan kecil yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Pernyataan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Kesehatan Masyarakat ke-7, di mana ia menegaskan bahwa kesehatan yang prima tidak selalu membutuhkan upaya besar, melainkan akumulasi dari tindakan sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurut Prof. Thuan, perubahan gaya hidup dapat dimulai dengan langkah-langkah praktis, seperti mengurangi asupan gula, garam, dan minyak dalam menu harian, serta meluangkan waktu untuk berjalan kaki selama 15 menit. Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua sebagai teladan bagi anak-anak dalam menerapkan pola hidup sehat, mengingat kebiasaan di dalam keluarga menjadi fondasi utama bagi kesehatan generasi mendatang.
Di sisi lain, Prof. Madya Dr. Nguyen Trong Hung dari Institut Gizi Nasional menyoroti bahwa nutrisi yang tepat merupakan intervensi paling efisien untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular. Mengurangi asupan garam dan lemak, serta memperbanyak konsumsi serat, terbukti efektif dalam menekan risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit kardiovaskular secara signifikan.
Pemerintah sendiri terus mendorong pergeseran fokus sektor kesehatan menuju upaya preventif dan deteksi dini. Melalui edukasi berkelanjutan dan penyediaan layanan konsultasi kesehatan, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam memantau kondisi fisik mereka sebelum timbul komplikasi penyakit yang lebih serius.
Sebagai penutup, Prof. Thuan menegaskan bahwa ketekunan adalah kunci utama. Dengan memulai langkah kecil dari meja makan dan aktivitas fisik rutin di lingkungan keluarga, masyarakat diharapkan mampu membangun ketahanan kesehatan yang lebih baik bagi diri sendiri maupun komunitas secara luas.