Kementerian Kesehatan resmi mengumumkan rencana strategis berskala nasional berupa kampanye 90 hari untuk melakukan pembersihan, pengayaan, dan standardisasi pada 12 basis data kesehatan khusus. Inisiatif yang dijadwalkan berlangsung dari Juli hingga September 2026 ini bertujuan menciptakan fondasi data yang akurat, lengkap, serta mutakhir sebagai pilar utama transformasi digital di sektor kesehatan.
Wakil Menteri Kesehatan Nguyen Tri Thuc menegaskan bahwa langkah ini merupakan krusial dalam menyelaraskan data internal sektor kesehatan dengan Basis Data Kependudukan Nasional serta Pusat Data Nasional. Fokus utama kampanye ini mencakup berbagai basis data vital, mulai dari rekam medis pengobatan, data penyandang disabilitas, keamanan pangan, hingga manajemen informasi imunisasi dan kesehatan reproduksi.
Proses pembersihan data akan dilakukan secara integratif dengan menggabungkan pemrosesan teknis terpusat dan verifikasi faktual di tingkat lokal. Kesalahan data yang bersifat teknis akan ditangani oleh sistem, sementara informasi yang memerlukan konfirmasi administratif, seperti status kependudukan dan catatan sipil, akan melibatkan otoritas setempat untuk memastikan validitas data sesuai kondisi riil di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan menegaskan prinsip kehati-hatian dalam perlindungan data pribadi dan keamanan siber. Tidak ada penghapusan atau penggabungan catatan secara otomatis tanpa justifikasi profesional yang dapat dipertanggungjawabkan. Dukungan lintas sektoral juga dikerahkan, termasuk kolaborasi dengan Kementerian Keamanan Publik untuk validasi identitas penduduk guna menjamin akurasi data.
Kampanye ini bukan sekadar upaya pembersihan data jangka pendek, melainkan langkah sistematis untuk membangun mekanisme operasional berkelanjutan. Dengan terbentuknya ekosistem data yang tersinkronisasi, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas tata kelola layanan kesehatan yang lebih transparan dan efisien, sekaligus mempercepat realisasi pemerintahan digital di tingkat nasional.