Pengalaman medis yang tidak biasa dialami oleh seorang wanita bernama Megan, yang selama beberapa waktu terakhir kerap mengeluhkan sakit kepala serta sensasi mengganjal di telinganya. Gejala tersebut mulai dirasakan sejak Juli 2025, di mana ia merasa ada sesuatu yang tidak wajar setiap kali membersihkan saluran telinganya dengan alat pembersih.
Kecemasan Megan memuncak mengingat ia memiliki riwayat penyakit autoimun. Sempat mengira ada serangga yang bersarang di dalam telinganya, ia akhirnya memutuskan untuk melakukan pemeriksaan mandiri menggunakan kamera endoskop portabel milik kekasihnya yang terhubung ke ponsel pintar.
Saat pemeriksaan dilakukan, Megan terperanjat melihat adanya objek hitam misterius yang menempel tepat di dekat gendang telinganya. Awalnya, ia sempat panik karena menduga objek tersebut adalah laba-laba, namun setelah pengamatan lebih dekat, terungkap bahwa benda asing tersebut adalah seuntai bulu mata palsu jenis cluster.
Diduga, bulu mata palsu tersebut lepas saat ia sedang terlelap dan secara tidak sengaja terdorong masuk ke dalam liang telinga. Mengingat posisinya yang sangat dekat dengan gendang telinga, proses evakuasi benda tersebut memerlukan waktu sekitar 10 menit karena tingkat kesulitannya yang tinggi.
Setelah benda asing tersebut berhasil dikeluarkan, Megan melaporkan bahwa seluruh gejala migrain dan nyeri telinga yang ia derita selama ini hilang sepenuhnya. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan aksesori kosmetik serta perlunya pemeriksaan medis profesional jika merasakan keluhan fisik yang menetap.