GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban menjadi saksi keseruan ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat saat berlaga dalam perlombaan olahraga tradisional. Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Tuban bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) ini diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berbagai permainan rakyat seperti egrang, trompah panjang, sumpitan, hingga gobak sodor dimainkan kembali dengan penuh antusias. Perlombaan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi fisik, melainkan juga wadah untuk menguji ketangkasan, keseimbangan, konsentrasi, serta kekompakan antartim yang berpartisipasi.
Ketua KORMI Kabupaten Tuban yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian, Arif Handoyo, menyampaikan bahwa olahraga tradisional memiliki nilai strategis. Selain sebagai upaya melestarikan warisan budaya leluhur, kegiatan ini juga melatih kemampuan motorik dan mempererat solidaritas sosial generasi muda.
Lebih dari itu, ajang ini berfungsi sebagai sarana pemantauan bakat. Pemerintah daerah berharap dapat menemukan bibit-bibit atlet potensial dari kalangan pelajar untuk didelegasikan ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi. KORMI Tuban sendiri tengah bersiap menyaring atlet terbaik untuk dikirim ke Festival Olahraga Daerah di Kabupaten Jember pada November mendatang.
Rangkaian perayaan ini direncanakan terus berlanjut hingga puncaknya pada 17 Agustus mendatang, selepas upacara penurunan bendera. Melalui pembinaan yang konsisten ini, diharapkan olahraga tradisional tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai permainan kuno, melainkan bertransformasi menjadi cabang olahraga berprestasi yang membanggakan daerah.