Menjelang bergulirnya Piala Presiden 2026, pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, memberikan perhatian khusus pada aspek kebugaran dan keselamatan anak asuhnya. Sebagai salah satu tuan rumah turnamen di Stadion Si Jalak Harupat, Tolic menegaskan bahwa fokus utama timnya tetap pada persiapan menyambut musim kompetisi 2026-2027, bukan sekadar memburu gelar juara.
Kekhawatiran Tolic bukan tanpa alasan. Ia berkaca pada pengalaman pahit dua tahun terakhir, di mana pemain Persib mengalami cedera fatal saat turnamen pramusim tersebut berlangsung. Febri Hariyadi sempat menderita cedera ACL pada edisi 2024, sementara Achmad Jufriyanto harus menepi akibat patah tulang rusuk pada edisi 2025. Insiden tersebut dinilai terjadi karena waktu persiapan tim yang sangat singkat sebelum bertanding dalam intensitas tinggi.
Tolic menyoroti bahwa turnamen pramusim sering kali memicu risiko cedera yang tidak perlu jika kondisi fisik pemain belum mencapai level ideal. Menurutnya, kerugian akibat cedera pemain jauh lebih besar daripada nilai hadiah Rp 6 miliar yang diperebutkan oleh klub-klub peserta.
Beruntungnya, untuk edisi kali ini, Persib Bandung mendapatkan jadwal persiapan yang lebih memadai, yakni lebih dari 10 hari sebelum laga perdana pada 25 Juli mendatang. Waktu tambahan tersebut merupakan hasil kesepakatan berbagai pihak yang diharapkan dapat memberikan ruang bagi pemain untuk mengoptimalkan kebugaran fisik mereka. Dengan persiapan yang lebih matang, Tolic optimistis skuad Maung Bandung dapat menatap turnamen dengan lebih aman tanpa mengorbankan kesehatan pemain.