Indonesia kini mengukuhkan posisinya sebagai hub strategis dalam sektor pencarian dan pertolongan dunia dengan dibukanya Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026. Perhelatan akbar yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Tangerang, sejak Kamis (9/7/2026) ini menjadi titik temu bagi para pakar dan praktisi dari 28 negara untuk merumuskan standar penyelamatan masa depan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menekankan urgensi kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebencanaan yang kian kompleks. Mengingat posisi geografis Indonesia di kawasan Ring of Fire yang rentan terhadap fenomena hidrometeorologi akibat perubahan iklim, penguatan kapabilitas melalui adopsi teknologi mutakhir dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi mutlak diperlukan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Basarnas Mohammad Syafii menegaskan bahwa IISAR 2026 merupakan implementasi nyata dari amanat UU No. 29 Tahun 2014. Ajang ini dirancang sebagai platform kolaborasi lintas sektoral, mulai dari kementerian, lembaga internasional, hingga elemen relawan, guna menyinkronkan prosedur operasi kemanusiaan yang lebih efektif dan efisien.

Daya tarik utama dalam perhelatan ini adalah pameran teknologi SAR yang menghadirkan inovasi dari 57 booth industri global. Perusahaan-perusahaan terkemuka seperti PT Dirgantara Indonesia dan Bell Helicopter memamerkan berbagai perangkat canggih, mulai dari sistem komunikasi darurat hingga instrumen penyelamatan khusus untuk operasi di darat, laut, hingga bawah air yang menjadi kunci krusial dalam memangkas waktu evakuasi.

Founder IISAR 2026, Candra Tri Saktiyanto, berharap inisiatif ini dapat mengubah persepsi masyarakat mengenai industri SAR. Lebih dari sekadar kesiapsiagaan bencana besar, teknologi SAR merupakan bagian integral dalam menjamin keselamatan aktivitas keseharian. Dengan antusiasme pengunjung yang mencapai lebih dari 1.500 orang pada hari pembuka, ajang ini diharapkan menjadi tonggak sejarah bagi penguatan kerja sama kemanusiaan global yang melampaui batas wilayah negara.