SOLO — Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) yang ke-94, Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) menggelar aksi nyata untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Organisasi kemasyarakatan ini menyelenggarakan kegiatan edukasi bisnis yang ditujukan bagi pelaku usaha lokal di Kota Solo dan sekitarnya.

Langkah ini diambil guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya aspek legalitas dalam menjalankan usaha. Dalam acara tersebut, para pengusaha tidak hanya mendapatkan materi edukasi, tetapi juga diberikan kesempatan untuk melakukan konsultasi hukum (legal) secara gratis dengan para praktisi yang kompeten.

Selain konsultasi hukum, agenda penting lainnya dalam kegiatan ini adalah layanan pemutakhiran Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Pemahaman mengenai KBLI terbaru sangat krusial bagi para pelaku usaha, terutama dalam proses pengurusan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.

Melalui program ini, PMS berkomitmen membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengusaha lokal untuk naik kelas. Dengan legalitas yang jelas serta kesesuaian kode KBLI yang tepat, para pengusaha diharapkan dapat menjalankan bisnis dengan lebih aman dan memiliki akses yang lebih luas ke berbagai peluang kemitraan maupun pembiayaan.

Inisiatif perayaan hari jadi yang diisi dengan kegiatan edukatif dan solutif ini mendapat respons positif dari komunitas bisnis lokal. Langkah konkret PMS ini dinilai menjadi angin segar bagi penguatan ekosistem kewirausahaan dan percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Surakarta.