Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha yang dirangkaikan dengan penyerahan jabatan pengurus baru di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Kuta Utara, Sabtu (5/9). Momentum perak tersebut dimanfaatkan Pemkab Badung untuk memperkuat komitmen pelestarian adat sekaligus merespons langsung berbagai persoalan infrastruktur publik di kawasan perkotaan.

Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar tradisi dan seni Bali, khususnya di lingkungan pemukiman padat penduduk yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang bermacam-macam.

Tidak sekadar seremonial, Bupati Badung juga memanfaatkan ruang dialog tersebut untuk menjawab keresahan warga terkait ketertiban lingkungan. Merespons maraknya okupasi badan jalan oleh pedagang kaki lima dan parkir liar di kawasan Dalung Permai, Pemkab Badung tengah merancang Peraturan Daerah (Perda) penindakan tegas yang nantinya akan dieksekusi oleh Dinas Perhubungan.

Selain penertiban fasilitas umum, masalah ancaman banjir musiman menjadi perhatian mendesak. Bupati menginstruksikan jajaran Camat Kuta Utara dan Lurah Kerobokan Kaja untuk berkoordinasi cepat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) guna memetakan serta membenahi titik-titik rawan genangan air mengingat wilayah Badung mulai memasuki musim hujan.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya menyampaikan bahwa keberlanjutan program penguatan kreativitas 195 anggota STT Yowana Dharma Kertha mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Organisasi pemuda ini menyatakan kesiapannya untuk berkarya secara positif, termasuk memulai persiapan pembuatan ogoh-ogoh yang difasilitasi oleh dana kreativitas Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung.