Menghadapi dinamika ekonomi dunia yang kian tidak menentu, para pelaku usaha dituntut untuk memperkokoh fondasi internal organisasi demi menjaga keberlanjutan bisnis. Hal tersebut ditegaskan oleh CEO AKIRA Training Center, Hengki Yuliansyah, saat menjadi pembicara dalam Seminar Inspiratif Nasional pada ajang Pesta Wirausaha Sriwijaya (PWS) 2026 di Kantor OJK Sumatera Selatan, Palembang, Rabu (29/7/2026).

Dalam pemaparannya yang bertajuk “Jurus Manajemen Operasional dan SDM Menghadapi Ketidakpastian Global”, Hengki menjelaskan bahwa keberlanjutan sebuah bisnis tidak hanya bertumpu pada inovasi produk semata. Menurutnya, kesiapan sistem operasional yang solid serta fleksibilitas sumber daya manusia (SDM) dalam beradaptasi dengan perubahan merupakan pilar utama agar usaha dapat terus naik kelas.

Ia menganalogikan sistem operasional dan kualitas SDM sebagai "media tanam" yang subur bagi sebuah bisnis. Jika fondasi internal ini dirancang dengan kokoh, segala bentuk gejolak eksternal justru dapat dikonversi menjadi peluang akselerasi. Pemaparan interaktif tersebut memicu diskusi hangat di kalangan peserta yang aktif berkonsultasi mengenai tantangan riil di lapangan, mulai dari produktivitas tim hingga efisiensi anggaran kerja.

Adapun gelaran Pesta Wirausaha Sriwijaya 2026 kali ini mengusung tema “Strategi Bisnis di Era Ketidakpastian Global #ToTheNextLevel”. Forum kolaboratif ini diinisiasi oleh Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Palembang berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), guna menyukseskan program pencetakan 100.000 Sultan Muda di Sumatera Selatan.

Selain seminar nasional, perhelatan ini juga dimeriahkan oleh kelas mentoring bisnis eksklusif, pameran produk UMKM, dan deklarasi bersama pengusaha lokal. Keterlibatan AKIRA Training Center dalam agenda ini menegaskan komitmen berkelanjutan mereka dalam mendampingi peningkatan kualitas manajemen dan kapasitas SDM pelaku usaha di wilayah Sumatra bagian selatan.