Provinsi Gia Lai secara resmi bersiap menyambut momentum besar dalam kalender pariwisata nasional dengan ditunjuk sebagai lokasi penyelenggaraan Hari Pariwisata Vietnam ke-2 pada tahun 2026. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers yang berlangsung di FLC City Hotel Beach Quy Nhon, yang menjadi rangkaian awal dari rangkaian acara Tahun Pariwisata Nasional di Gia Lai.
Mengusung tema "Hutan yang luas menyentuh laut biru," perhelatan ini dirancang sebagai platform sinergi antara nilai keindahan alam Dataran Tinggi Tengah dengan pesisir Vietnam. Asosiasi Pariwisata Vietnam bersama Komite Rakyat Provinsi Gia Lai menargetkan kehadiran sekitar 550 delegasi, yang mencakup 150 agen perjalanan internasional dari pasar potensial seperti Jepang, Korea Selatan, India, Rusia, hingga kawasan ASEAN.
Acara ini difokuskan sebagai forum B2B (business-to-business) strategis yang akan memfasilitasi pertemuan antara pelaku industri domestik dengan mitra internasional. Para peserta dijadwalkan akan melakukan survei langsung terhadap berbagai produk pariwisata unggulan, mulai dari wisata budaya, ekologi, hingga fasilitas resor premium, guna menciptakan paket wisata yang lebih menarik dan kompetitif di pasar global.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa target utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan durasi masa tinggal wisatawan serta mendorong pengeluaran di lokasi wisata. Dengan memanfaatkan ekosistem pariwisata yang telah dikembangkan, termasuk integrasi layanan golf, MICE (Pertemuan, Insentif, Konferensi, dan Pameran), dan wisata budaya lokal, Gia Lai optimistis dapat memperluas jangkauan pasarnya ke segmen internasional secara berkelanjutan.
Upacara pembukaan yang dijadwalkan pada 15 Agustus mendatang diharapkan menjadi tonggak sejarah bagi bangkitnya sektor pariwisata regional. Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan dari pelaku industri seperti FLC Hotels & Resorts, pemerintah daerah berkomitmen menciptakan produk perjalanan unik yang mampu menjawab kebutuhan spesifik setiap pasar mancanegara.