Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 44 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar sosialisasi bertajuk "Bijak Bermedia Digital, Cerdas Menjaga Kesehatan" di Balai Desa Ngembat, Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (23/8) ini berfokus pada edukasi pencegahan HIV/AIDS serta peningkatan literasi kesehatan digital bagi kalangan remaja setempat.

Langkah preventif ini diinisiasi untuk merespons maraknya informasi kesehatan yang tidak akurat di media sosial. Dalam pelaksanaannya, tim KKN Umsida berkolaborasi dengan dr. Nizar Satrio dari UPT Puskesmas Gondang Mojokerto selaku pemateri utama guna memberikan pemahaman medis yang akurat dan tepercaya kepada peserta.

Sosialisasi ini menyasar para pemuda Karang Taruna serta pelajar tingkat SMP dan SMA di Desa Ngembat. Ketua KKN 44 Umsida, Alfan Yudi Fardana Madjid, menjelaskan bahwa remaja merupakan kelompok rentan yang sangat aktif menggunakan gawai, namun sering kali belum dibekali kemampuan literasi yang cukup untuk menyaring hoaks kesehatan.

Selama pemaparan, dr. Nizar tidak hanya menjelaskan mekanisme penularan dan pencegahan HIV/AIDS sejak dini, tetapi juga menekankan pentingnya menghapus stigma negatif terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Selain itu, peserta diajarkan cara bersikap kritis dalam memilah informasi kesehatan yang beredar luas di dunia maya.

Kegiatan edukatif ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Kepala Desa Ngembat, Tri Handono, mengakui pentingnya edukasi ini mengingat topik HIV/AIDS kerap kali dianggap tabu oleh masyarakat. Ia berharap program kerja mahasiswa Umsida ini dapat memberikan dampak protektif jangka panjang bagi masa depan generasi muda di desanya.