Langkah baru dalam pengembangan olahraga rekreasi di Kabupaten Kutai Timur resmi dimulai seiring terbentuknya kepengurusan Federasi Pimpong Masyarakat Seluruh Indonesia (FPMSI) periode 2026–2030. Di bawah kepemimpinan Dedy Al Kutimi, jajaran pengurus FPMSI bergerak cepat dengan menemui Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kutai Timur, Syaiful Bakhri, guna memperkuat sinergitas program kerja.

Setelah resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) dari tingkat provinsi, FPMSI Kutai Timur kini fokus pada pembenahan internal. Organisasi ini telah merancang sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan struktur kepengurusan, penyusunan program pembinaan atlet usia dini, hingga penyelenggaraan berbagai turnamen lokal untuk memasyarakatkan olahraga tenis meja atau pimpong.

Ketua KORMI Kutai Timur, Syaiful Bakhri, menyambut hangat kehadiran FPMSI sebagai bagian dari keluarga besar olahraga masyarakat di wilayah tersebut. Syaiful menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh agar FPMSI dapat menjalankan roda organisasi secara optimal dan sesuai regulasi yang berlaku.

Syaiful menambahkan bahwa dengan bergabungnya FPMSI, saat ini tercatat ada sekitar 27 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang bernaung di bawah KORMI Kutai Timur. Ia berharap ke depan jumlah organisasi olahraga masyarakat di Kutai Timur akan terus bertambah guna mendorong gaya hidup sehat bagi warga setempat.

Sementara itu, Ketua FPMSI Kutim, Dedy Al Kutimi, menegaskan komitmennya untuk menjadikan wadah ini sebagai ruang pembibitan atlet potensial sejak dini. Ia optimis kehadiran organisasi ini tidak hanya melahirkan prestasi di tingkat provinsi dan nasional, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar-komunitas pecinta pimpong di Kutai Timur.