Pengurus Kota Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banjarmasin resmi dikukuhkan pada Jumat sore. Setelah pelantikan ini, kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ahmad Zazuli langsung menetapkan fokus utama pada pembinaan atlet usia dini guna melahirkan talenta-talenta berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Prosesi pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum FPTI Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, serta disaksikan oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin. Langkah awal ini menandai babak baru bagi perkembangan olahraga panjat tebing di Kota Seribu Sungai.
Ketua FPTI Banjarmasin, Ahmad Zazuli, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyusun strategi komprehensif untuk menjaring bibit unggul. Salah satu langkah terdekat adalah menginventarisasi klub-klub panjat tebing yang ada di Banjarmasin. Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali klub-klub yang sempat vakum sekaligus memberikan ruang latihan yang lebih terbuka bagi masyarakat umum.
Selain mengoptimalkan peran klub, FPTI Banjarmasin juga berencana masuk ke sektor pendidikan formal. Zazuli mengungkapkan bahwa pihaknya telah membangun komunikasi awal dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin untuk menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai sekolah, sehingga pengenalan olahraga ini dapat dimulai sejak usia sekolah.
Ketua FPTI Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, turut memberikan dukungannya terhadap program kerja tersebut. Ia menekankan bahwa kabupaten dan kota adalah fondasi utama dalam pembinaan atlet nasional. Hasnuryadi berharap kepengurusan baru ini amanah dan konsisten menyelenggarakan kompetisi lokal agar kemampuan para atlet muda terus terasah.